Chery Group sedang berada di puncak ekspansinya di Indonesia — J6T CSH baru saja meluncur, Chery Q sudah dipesan ribuan unit, dan kini giliran Omoda O4 EV resmi diperkenalkan. Tapi di balik derasnya produk baru, ada satu tantangan yang jarang dibicarakan terbuka: kapasitas pabrik perakitan lokal mulai kewalahan. Berikut penjelasan resminya, dan apa artinya bagi Anda yang berencana membeli mobil Chery di Purwokerto dan sekitarnya.

Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Selama ini, seluruh perakitan lokal mobil Chery — mulai dari Tiggo 7, Tiggo 8, Tiggo 9, Chery C5, Chery E5, Chery J6, Chery J6T, hingga Jaecoo J5 EV — dikerjakan oleh satu mitra: PT Handal Indonesia Motor (HIM), dengan dua fasilitas di Bekasi dan Purwakarta. Masalahnya, fasilitas yang sama juga merakit kendaraan merek lain seperti Neta, Geely, Xpeng, Polytron, Aletra, dan BAIC.

Dengan makin banyaknya model baru Chery — termasuk Omoda O4 EV dan Chery Q — kapasitas dua pabrik itu disebut sudah tidak lagi mencukupi.

Kata Chery Group Langsung

CEO Omoda & Jaecoo International, Shawn Xu, mengonfirmasi tantangan ini secara terbuka di sela acara PIK 2, Tangerang. "Kami memiliki beberapa solusi. Sekarang kami memiliki dua fasilitas perakitan di Bekasi dan Purwakarta. Ke depan kami akan melihat langkah selanjutnya karena kapasitas kami sudah tidak mencukupi, sehingga kami harus mencari kapasitas yang lebih besar," ujarnya.

Yang penting digarisbawahi: Shawn menegaskan Omoda O4 EV tetap akan dirakit secara lokal di Indonesia, bukan diimpor utuh. "Tetapi tentu saja kami akan memproduksinya di Indonesia," tegasnya. Ia juga memastikan Indonesia tetap jadi basis manufaktur penting Omoda & Jaecoo di Asia Tenggara — bukan mundur dari komitmen, hanya butuh waktu menyiapkan fasilitas tambahan.

Apa Artinya untuk Calon Pembeli?

Beberapa hal yang perlu dipahami calon konsumen di Purwokerto, Cilacap, Kebumen, hingga Tegal:

  • Bukan berarti Omoda O4 EV batal masuk Indonesia — hanya jadwal produksi lokalnya yang masih dalam penyesuaian kapasitas.

  • Model lain seperti Chery Q dan J6T CSH tidak otomatis ikut terdampak — kedua model ini sudah dalam proses produksi aktif di fasilitas yang ada, sesuai pengumuman resmi Chery sebelumnya.

  • Kemungkinan waktu tunggu (inden) lebih panjang untuk model-model yang antre kapasitas produksi, sampai fasilitas tambahan siap beroperasi.

  • Komitmen investasi tetap jalan — bersamaan dengan kabar ini, Chery Group juga menegaskan ke Kementerian Perindustrian bahwa investasi manufaktur di Indonesia tetap dilanjutkan tahun ini, baik riset & pengembangan maupun fasilitas produksi.

Kenapa Kami Menyampaikan Ini Secara Terbuka?

Sebagai dealer resmi, kami percaya calon konsumen berhak tahu kondisi apa adanya — termasuk tantangan di balik layar — bukan hanya kabar baik. Justru dengan memahami situasi ini, Anda bisa mengatur ekspektasi waktu tunggu dengan lebih realistis, terutama jika berencana pre-book Omoda O4 EV.

Tanya Status Terkini di Chery Purwokerto

Untuk info paling update soal jadwal produksi, estimasi pengiriman, dan status pre-book Omoda O4 EV maupun model Chery lainnya, konsumen area plat R (Purwokerto, Banyumas, Cilacap, Purbalingga, Banjarnegara), plat AA (Magelang, Kebumen, Purworejo, Temanggung, Wonosobo), dan plat G (Pekalongan, Tegal, Brebes, Pemalang, Batang) bisa langsung menghubungi tim sales Chery Purwokerto. Kami akan memberi informasi paling akurat dan terbaru, bukan sekadar janji tanpa kepastian.